Sunday, 24 May 2015

CARA MENGETAHUI PERKEMBANGAN ANAK MENGGUNAKAN KUISIONER PRASKRINING KPSP

KUISIONER PRASKRINING KPSP


Masa anak-anak adalah masa dasar yang sesungguhnya dalam menjalani kehidupan, meskipun seluruh masa anak-anak merupakan masa dasar namun banyak ahli yang berkeyakinan bahwa penyesuaian diri yang kurang baik pada masa dewasa bermula dari pengalaman-pengalaman masa kanak-kanak yang kurang baik selain itu juga dipercaya bahwa cara bayi diperlakukan akan menentukan tingkah lakunya dalam memandang dunia sebagai suatu yang aman dan dapat dipercaya, atau sebaliknya sebagai ancama. Perhatian pada masa anak usia dini sangat penting mengingat pada masa ini adalah Golden Period atau masa emas, window opportunity atau jendela kesempatan namun juga critical period atau masa kritis, artinya plastisitas otak anak pada masa ini mempunyai sisi positif dan sisi negatif. Sisi positif otak pada masa ini lebih terbuka untuk proses pembelajaran dan pengkayaan, namun sisi negatifnya lebih peka terhadap lingkungan utamanya lingkungan yang tidak mendukung seperti asupan gizi yang tidak adekuat, tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai, kurang stimulasi serta lingkungan sekitar yang tidak kondusif juga akan berakibat negatif pada perkembangan psikologis anak. Skrining perkembangan untuk deteksi dini pada setiap anak penting dilakukan, terutama pada anak agar bila ditemukan kecurigaan penyimpangan perkembangan dapat segera dilakukan intervensi dini sebelum terjadi kelainan. Karena intervensi pada anak dengan kecurigaan penyimpangan perkembangan sebaiknya dilakukan sebelum usia 3 tahun.
Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) merupakan salah satu alat skrining yang sangat mudah digunakan baik oleh petugas kesehatan bahkan bagi guru TK (Taman Kanak-kanak), guru PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), maupun orangtua untuk mendeteksi dini adanya kelainan perkembangan anak sejak usia 3 bulan sehingga dengan cepat dapat dilakukan intervensi dini.
 Untuk para orangtua maupun calon orang tua wajib mengerti mengenai perkembangan anaknya agar dari sejak usia dini untuk dapat melakukan pengananan yang cepat sehingga anak kita akan selalu sehat dan dapat berguna bagi kehidupan dimasa depan.... 

UNTUK PARA PEMBACA YANG INGIN MENDAPATKAN KUISIONER PRASKRINING UNTUK ANAK USIA 3-60 BULAN SAYA SUDAH SIAPKAN TINGGAL DI DONLOAD AJA DI LINK BERIKUT I 3 BAGIAN KARENA TERLALU BANYAK.... OK BERIKUT LINKNYA

Kuesioner Praskrining untuk Anak 3-30 bulan
link donload :  http://adf.ly/1HlKWc

Kuesioner Praskrining untuk Anak 36-60 bulan
link donload  :  http://adf.ly/1HlJfW



Saturday, 23 May 2015

ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU NIFAS DENGAN MASTITIS

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kusuma Husada Surakarta
Prodi DIII Kebidanan
Karya Tulis Ilmiah, Juli 2012
Fitri Jayanti
B09.021
ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU NIFAS Ny. P P1A0
DENGAN MASTITIS DI RB MULIA KASIH
BOYOLALI
xii + 75 halaman + 1 tabel + 10 lampiran
INTISARI
Latar Belakang : Salah satu diantara macam infeksi pada ibu nifas adalah infeksi
payudara. Mastitis adalah infeksi dan peradangan pada mammae terutama pada
primipara yang terjadi melalui luka pada putting susu. Gejala pada ibu demam,
payudara bengkak, kemerahan dan terasa nyeri. Kalau mastitis tidak segera
ditangani akan terjadi abses payudara. Survey pendahuluan yang dilakukan di RB
Mulia Kasih Boyolali pada bulan Januari - Desember 2011, jumlah ibu nifas 250
orang dengan jumlah ibu nifas normal 180 orang (72%), ibu nifas dengan mastitis
40 orang (16%) dan ibu nifas dengan bendungan ASI 30 orang (12%).
Tujuan : Mahasiswa mampu melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu nifas
dengan mastitis dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan menurut
manajemen Varney
Metode Penelitian Karya Tulis Ilmiah ini merupakan bentuk laporan studi kasus
dengan menggunakan metode deskriptif . Studi kasus ini dilaksanakan di RB
Mulia Kasih Boyolali. Subyek studi kasus adalah Ibu nifas Ny. P P1A0 dengan
mastitis pada tanggal 21 – 25 Juni 2012. Pada kasus ini instrumen yang
digunakan untuk mendapatkan data dengan menggunakan format asuhan
kebidanan pada ibu nifas. Teknik pengumpulan data pada klien adalah dengan
cara mengambil data primer dan data sekunder.
Hasil Penelitian : Ny. P P1A0 umur 26 tahun masa nifas dengan mastitis dapat
sembuh dan pulih dalam waktu 5 hari Payudara yang nyeri tekan, bengkak,
memerah, luka pada puting telah sembuh, Ibu sudah melakukan perawatan
payudara setiap hari, Ibu bersedia menyusui sesuai dengan kebutuhan bayinya,
Ibu bersedia untuk periksa ketenaga kesehatan bila ada keluhan.
Kesimpulan : setelah diberikan asuhan kebidanan pasien Ny. M dengan mastitis,
ada kesenjangan antara teori dan praktek yaitu pada respirasi.
Kata kunci : Asuhan Kebidanan, Ibu Nifas, Mastitis
Kepustakaan : 29 Literatur (tahun 2002 – 2012)

DAPATKAN FILE LENGKAP PADA LINK BERIKUT

http://adf.ly/10052769/asuhan-kebid...

HUBUNGAN SIKAP DAN PENGETAHUAN KELUARGA DENGAN PENCEGAHAN MALARIA

BY:
DWI DEDI SANTOSO




ABSTRAK

     Pada saat ini penyakit yang perlu mendapat perhatian dari kita semua adalah salah satunya malaria. Malaria termasuk penyakit yang ikut bertanggung jawab terhadap angka kematian dibanyak negara didunia. Survey awal di Puskesmas Sukamerindu Kelurahan Sukamerindu Kota Bengkulu Tahun 2009 didapat  masih tingginya penderita penyakit malaria dengan jumlah 1.077 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan sikap, pengetahuan keluarga dengan  pencegahan malaria di Puskesmas Sukamerindu Kelurahan Sukamerindu Kota Bengkulu Tahun 2010.
Desain yang digunakan adalah desain cross - sectional semua ibu rumah tangga yang datang berobat ke Puskesmas Sukamerindu dari bulan Januari 2009 – Desember 2009 yang berjumlah 2.448 orang. Tehnik pengambilan sampel menggunakan proposif sampling dengan jumlah sampel 57 responden. dianalisa dengan univariat menggunakan tabel distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji chi scuare.
       Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Sebagian besar (71,9%) responden mempunyai sikap Unfavourable dalam pencegahan malaria. Lebih dari separuh (50,9%) pengetahuan keluaraga dalam pencehan malaria kurang baik. Lebih dari separuh responden (54,4%) mempunyai pencegahan yang kurang baik dalam pencegahan penyakit malaria. Ada hubungan yang bermakna antara sikap keluarga dengan pencegahan malaria (p=0,000), (OR = 16,917). Ada hubungan yang bermakna antara sikap keluarga dengan pencegahan malaria (p=0,000), (OR = 14,400).
       Kepada pihak puskesmas diharapkan dapat mengembangkan organisasi lebih lanjut dan diharapkan kepada pihak puskesmas bisa lebih meningkatkan kualitas pelayanan dan dapat memberikan penyuluhan-penyuluhan yang lebih sering, agar pengetahuan masyarakat terhadap pencegahan malaria bisa jadi lebih baik.

Kata kunci : malaria, sikap, pengetahuan

FILE LENGKAPNYA SILAHKAN DONLOAD DI LINK DIBAWAH INI:
http://adf.ly/10052769/kti-dedi 
http://adf.ly/10052769/kti
http://adf.ly/10052769/ktii
http://adf.ly/10052769/dapus 

ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU NIFAS



BAB I
PENDAHULUAN

A.    LatarBelakang
Menurut data WHO pada Tahun 2012, sebanyak 585.000 Perempuan meninggal saat Hamil atau persalinan. Sebanyak 99% kematian ibu akibat masalah persalinan atau kelahiran terjadi di negara-negara berkembang. Rasio kematian ibu di negara-negara berkembang merupakan tertinggi dengan 450 kematian ibu per 100 ribu kelahiran bayi hidup jika dibandingkan dengan rasio kematian ibu di 9 negara maju dan 51 negara persemakmuran.

Masalah kesehatan pada ibu pasca persalinan menimbulkan dampak yang dapat meluas keberbagai aspek kehidupan dan menjadi salah satu parameter kemajuan bangsa dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang menyangkut dengan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Menurut WHO 81% AKI akibat komplikasi selama hamil dan bersalin, dan 25% selama masa post partum.

1
 Millenium Development Goals adalah hasil kesepakatan 189 negara termasuk Indonesia  yang mulai dijalankan pada September 2000.Adapun program pemerintah dalam rangka percepatan penurunan AKI guna mencapai target MDGs tahun 2015, telah dirumuskan skenario percepatan penurunan AKI yaitu, Target MDG 5 akan tercapai apabila 50% kematian ibu per provinsi dapat dicegah/dikurangi, pelayanan Antenatal dilakukan 4 kali selama kehamilan,  satu kali kunjungan pada trimester pertama, satu kali pada trimester kedua dan dua kali pada trimester ketiga, kunjungan antenatal pertama (K1) harus dilakukan pada trimester pertama, guna mendorong peningkatan cakupan kunjungan antenatal, persalinan harus ditolong tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan, ketersediaan pelayanan kegawatdaruratan Ibu hamil, bersalin dan nifas di fasilitas pelayanan dasar dan rujukan, bidan desa harus tinggal di desa (dalam satu desa minimal terdapat satu bidan yang tinggal di desa), guna memberikan kontribusi positif untuk pertolongan persalinan serta pencegahan dan penanganan komplikasi maternal, pelayanan KB harus ditingkatkan guna mengurangi faktor risiko 4 terlalu, pemberdayaan keluarga dan masyarakat dalam kesehatan reproduksi responsif gender harus ditingkatkan untuk meningkatkan health care seeking behaviour.

Departemen kesehatan menargetkan angka kematian ibu pada 2010 sekitar 226 orang dan pada tahun 2015 menjadi 102 orang pertahun. Berdasabersasarkan survei terakhir tahun 2007 AKI di Indonesia sebesar 228 per 100.000 kelahiran hidup. Faktor langsung penyebab tingginya AKI adalah perdarahan (45%), terutama perdarahan post partum. Selain itu adalah keracunan kehamilan (24%), infeksi (11%), dan partus lama/macet (7%). Komplikasi obstetrik umumnya terjadi pada waktu persalinan, yang waktunya pendek yaitu sekitar 8 jam.
AKI yang tinggi menunjukkan rawannya derajat kesehatan ibu. Jumlah kasus kematian ibu yang dilaporkan di Provinsi Lampung sampai dengan bulan Desember tahun 2012 sebanyak 178 kasus. terjadi peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun 2011 yaitu 152 kasus. Penyumbang kematian  terbanyak adalah Kota Bandar Lampung dengan kasus terbanyak adalah eklampsia dan perdarahan, rata-rata penyebab kematian ibu adalah perdarahan (23%), eklampsi 33%, infeksi 2%, dan kematian karena adanya penyakit-penyakit lain 42%, (Dinkes Lampung, 2012).

UNTUK FILE SELENGKAPNYA SILAHKAN DONLOAD DI LINK BERIKUT.

http://adf.ly/10052769/asuhan-kebidanan-pada-ibu-nifas